April 19, 2026
April 16, 2026
Bagaimana Pembelajaran Seni itu???
SEMINAR PENDIDIKAN
Pengembangan Pembelajaran Seni Budaya yang Estetis, Artistik, Kreatif, dan Menyenangkan
Narasumber: Prof. Dr. Sumintho Ahmad Sayuti
Latar Belakang
- Seni budaya memiliki peran penting dalam pendidikan.
- Tidak hanya mengajarkang keterampilan, tetapi membentuk karakter siswa.
- Pembelajaran seni perlu dibuat menarik, kreatif, dan relevan dengan zaman.
Hakikat Seni Budaya
- Seni adalah ekspresi jiwa manusia.
- Budaya adalah hasil cipta, rasa, dan karsa masyarakat.
- Seni budaya menjadi sarana pewarisan nilai luhur bangsa.
Tujuan Pembelajaran Seni Budaya
- Mengembangkan kreativitas siswa.
- Menumbuhkan rasa percaya diri.
- Melatih kepekaan estetika.
- Menanamkan karakter positif.
- Menghargai budaya lokal dan nasional.
Nilai Estetika dalam Seni
Estetika berkaitan dengan:
- Keindahan
- Keselarasan
- Keseimbangan
- Harmoni
Seni melatih siswa untuk peka terhadap nilai keindahan.
Pendidikan Melalui Seni
Melalui seni, siswa belajar:
- Disiplin
- Tanggung jawab
- Kerja sama
- Ketekunan
- Kesabaran
- Percaya diri
Perkembangan Anak Melalui Seni
Seni membantu perkembangan:
Seni dan Budaya Lokal
Contoh budaya lokal yang perlu dikenalkan:
- Laras Pelog dan Slendro
- Tari tradisional
- Ornamen daerah
- Musik tradisional
- Kerajinan lokal
Tantangan Pendidikan Saat Ini
- Fokus berlebihan pada nilai akademik
- Kurang ruang berekspresi
- Pembelajaran monoton
- Kurang apresiasi budaya lokal
Solusi Pembelajaran Seni Budaya
- Project based learning
- Pameran karya siswa
- Kolaborasi seni modern dan tradisi
- Pemanfaatan media digital
- Pembelajaran menyenangkanya
Pesan Narasumber
“Pendidikan jangan hanya mencerdaskan pikiran, tetapi juga menghaluskan rasa dan membentuk kepribadian.”y
dan dapat saya simpulkan .....
“Seni budaya adalah media penting membentuk manusia yang kreatif, berkarakter, dan berbudaya.”
Februari 15, 2026
Februari 14, 2026
Januari 08, 2026
Desember 25, 2025
APPLIKASI PENINGKATAN LITERASI NUMERASI MURID
Meningkatkan Literasi dan Numerasi Siswa Sejak Dini
Literasi dan numerasi merupakan kompetensi dasar yang sangat penting bagi murid dalam menghadapi tantangan pembelajaran dan kehidupan di masa depan. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga memahami, menganalisis, serta menggunakan informasi secara kritis. Sementara itu, numerasi melatih siswa untuk berpikir logis, memahami angka, dan memecahkan masalah dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari.
Sekolah berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan literasi dan numerasi murid melalui berbagai kegiatan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan menyenangkan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan permainan edukatif berbasis literasi dan numerasi yang dapat melatih kemampuan siswa secara bertahap dan interaktif.
Melalui permainan ini, siswa diajak belajar sambil bermain sehingga proses belajar menjadi lebih menyenangkan, menantang, dan tidak membosankan. Kegiatan ini juga membantu menumbuhkan minat belajar, meningkatkan konsentrasi, serta melatih daya pikir kritis dan kreatif murid .
